Senin, 03 Juli 2017
Membedah Aspek Hukum Praktik Bisnis Anti Suap serta Implikasi Foreign Corrupt Practices Act 1977 & UK Bribery Act sebagai Bentuk Kepatuhan Perusahaan
Memahami Praktik Bisnis Anti Suap melalui Kerangka Hukum Nasional, FCPA 1977 dan UK Bribery Act beserta implikasinya pada bisnis perusahaan
AM/FD
Dibaca: 2171 Tanggapan: 0
 
 
 

Pelatihan Hukumonline 2017


 Membedah Aspek Hukum Praktik Bisnis Anti Suap serta Implikasi Foreign Corrupt Practices Act 1977 & UK Bribery Act sebagai Bentuk Kepatuhan Perusahaan
 

 
Waktu & Tempat
 
Tanggal : Kamis, 27 Juli 2017
Waktu : 08.30 – 16.30 WIB 
Tempat : Sari Pan Pacific Hotel Thamrin - Jakarta Pusat
 
Fasilitas & Biaya Investasi
 
Fasilitas :

(Training Kit, Materi Pelatihan, Morning, Afternoon Coffee Break & Lunch serta notulensi Pelatihan)

Biaya Investasi :
Pelanggan                                      : Rp 2.420.000
Umum                                            : Rp 2.970.000

Early bird s/d Kamis, 20 Juli 2017  : Rp 2.750.000

Dapatkan harga group discount untuk pendaftaran 3 orang atau lebih dari 1 perusahaan!

 
 
 
Pengajar & Agenda Pelatihan
 
Sesi Pertama

Chandra M. Hamzah

Partner - Assegaf Hamzah & Partners

 
Chandra M. Hamzah mendirikan Assegaf Hamzah & Partners pada Tahun 2001. Selain menjadi litigator, Chandra juga dikenal sebagai Praktisi Anti Korupsi. Sebelum berkiprah di KPK, Chandra juga sempat berkutat dalam kegiatan memberantas korupsi saat menjadi anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) pada 2000-2001. Pada rentang waku yang sama, beliau juga ambil bagian dalam Tim Persiapan Pembentukan Komisi Anti Korupsi. Pada Tahun 2007, Chandra ditunjuk oleh Presiden atas rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat sebagai Komisioner Anti Korupsi, dimana Chandra terpilih sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi di Bidang Penindakan serta Informasi dan Data.

Sejak kembali ke AHP, Chandra berperan dalam membantu perusahaan dalam memetakan praktik anti korupsi sebagai bentuk kepatuhan perusahaan terhadap regulasi Anti Korupsi baik di Indonesia maupun diluar negeri seperti UK Bribery Act & US Foreign Corrupt Practices Act 1977

 
 
Sesi Kedua

Erry Riyana Hardjapamekas

Praktisi Anti Korupsi
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia 2003 - 2007

 

Erry Riyana Hardjapamekas lahir di Bandung, Jawa Barat pada 5 September 1949. Sebelum terpilih menjadi anggota Komisi Pemberantasan Korupsi, di dunia Bisnis Erry, memiliki pengalaman mumpuni sebagai Komisaris dan Komite Audit di berbagai perusahaan baik BUMN maupun multi-national corporation di Indonesia sehingga membuat Erry menguasai konsep-konsep aspek hukum maupun pendekatan bisnis pada sebuah perseroan.

Atas berbagai keahliannya, Erry Riyana telah mendapat tanda jasa dari Presiden RI atas dedikasi dan prestasinya dalam mengembangkan industri pertambangan di Indonesia, yaitu Satyalancana Pembangunan pada tahun 1996 dan Bintang Jasa Utama, tahun 1997. Selain itu, dia juga memperoleh penghargaan "Bung Hatta Anti Corruption Award" tahun 2003 untuk Kategori Bisnis.
 

Sesi Ketiga

Arinta Handini

Manager for Deal Advisory KPMG Indonesia
Former Investigator Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia

 

Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan gelar LLM on The Criminal Justice and Criminolgy dari the University of New South Wales, Australia (2009). Sejak 2005, bergabung bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai investigator pada Direktorat Penyelidikan (sebelumnya Direktorat Pengaduan. Pernah menjadi pembicara pada Jesus College Cambridge University Symposium on Economic Crime (2011); pembicara pada International Law Mooting Society Universitas Indonesia Seminar on the Gatekeepers (2012); Trainers di JCLEC untuk corruption and money laundering (2010—2011); pembicara pada 3rd Regional on Asset Forfeiture yang diselenggarakan oleh USDOJ dan Aus AGO (2012); dan kontributor pada Modul Penanganan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Asal, PPATK (2012)

 

*) to be confirmed


Agenda Pelatihan
 
1. Sesi Pertama, disampaikan oleh Chandra M. Hamzah - Partner Assegaf Hamzah & Partners

An Overview to Foreign Corrupt Practice Act 1977 (“FCPA”)
  • ­Subjek dan objek hukum yang dapat dikenakan  FCPA
  • Teori victorious liability dan prinsip-prinsip FCPA
  • Akibat hukum dan resiko bisnis yang akan menjerat perusahaan Indonesia dan afiliasinya
  • Yurisdiksi pengenaan FCPA yang berimplikasi pada kegiatan bisnis perusahaan
  • Pengaturan code of conduct perusahaan terkait dengan FCPA
  • Do’s & don’ts dalam permissible payment yang diperkenankan dalam FCPA & etika bisnis perusahaan
An Overview to UK Bribery Act
  • ­Subjek dan objek hukum yang dapat dikenakan UK Bribery Act
  • Prinsip-prinsip umum yang dijabarkan dalam UK Bribery Act
  • Yurisdiksi pengenaan UK Bribery Act yang berimplikasi pada kegiatan bisnis perusahaan
  • Risk assesment
  • Hubungan hukum dan kewenangan serta peran parent-subsidiaries companies & afiliasinya yang berkaitan dengan UK Bribery Act
  • Akibat hukum dan resiko bisnis yang akan menjerat perusahaan Indonesia yang berkaitan dengan UK Bribery Act
  • Corporate Compliance & transnational bribery
2. Sesi Kedua, disampaikan oleh Erry Riyana Hardjapamekas
Tindak Pidana Suap dalam Transaksi Bisnis sebagai Implementasi Good Corporate Governance
  • Korupsi dalam sektor swasta
  • Unsur-unsur kesalahan & tindak pidana korporasi
  • Jenis pemidanaan korporasi
  • Penanganan perkara pidana dengan pelaku korporasi
  • Perkembangan dan tantangan regulasi praktik bisnis anti-suap
3. Sesi Ketiga, disampaikan oleh Arinta Handini
  •  Implementasi FCPA & UK Bribery Act di Indonesia
  • Etika Bisnis dalam transaksi bisnis sebagai bentuk Good Corporate Governance
  • Studi Kasus FCPA & UK Bribery Act
 
Registrasi
 
  • Download Formulir Pendaftaran Disini
    Kirimkan melalui email ke talks@hukumonline.com
  • Pendaftaran Peserta Pelatihan dengan cara transfer biaya investasi ke rekening: BCA Menara Imperium a/n PT Justika Siar Publika Nomor : 221-3028-707

Contact Person:
Fisca Dahlia
(021) 2270 8910 atau e-mail talks@hukumonline.com